Curhatan Seorang Teman Blogger Tulen

Penulis : LutfiAtma

Sebagai blogger, tentu kita sangat memperhatikan kualitas konten yang kita miliki. Memperhatikan setiap kata penulisan, gambar, ataupun menaruh link dalam setiap bacaan. Sebagian besar blogger tidak mengalami masalah dengan konten mereka, tapi ada juga beberapa yang mempermasalahkan traffic ke blog mereka. 

Curhatan Seorang Teman Blogger Tulen
Via Pexels.com


Nah, masalah yang lebih rumitnya lagi adalah mengontrol minat pembaca khususnya mereka yang mengakses melalui sosial media. Lalu, bagaimanakah menargetkan minat pembaca menggunakan sosial media? Simak beberapa poin berikut ini:

Judul

Perlu diketahui oleh semua blogger adalah judul dari bacaan yang di buat. Jika kita membuat artikel dengan judul yang sangat menarik tentu, lama-kelamaan pembaca akan berkunjung setiap hari ke blog kita. 

Contohnya seperti ini, jika kamu memiliki pembaca sekitar umur 18-24 tahun, maka sebaiknya kamu menulis sesuatu yang menarik minat mereka. Jangan sampai salah target ya gaes, karena di usia yang dewasa ini, banyak blogger terpaku dengan advertising network dan bagaimana mendapatkan penghasilan melalui itu. 
Benar, manusia membutuhkan penghasilan, tapi konten yang menarik simpati atau memberikan inspirasi untuk mereka itu jauh lebih penting. Menginspirasi? Let’s do it!

Sharing

Berbagi adalah poin penting kedua, bagaimana mungkin kita bisa menulis sesuatu tapi tidak pernah berbagi dengan orang lain? Ahh, kalian pasti bermodalkan jari di papan keyboard ya? STOP! Sudah saatnya kita berpikir terbuka, saling sharing sesama blogger adalah kunci utamanya.

Beda kata beda cerita

Jika kamu menginginkan pembaca ramai berkunjung ke blog mu, maka kamu harus memikirkan banyak kosa kata untuk menceritakan apa yang kamu tulis di sosial media gaes. Jangan pernah berbagi menggunakan layanan instan yang di sediakan oleh pihak tertentu. 

Memang benar sih, layanan tersebut membuat kita lebih mudah dalam hal menangani konten di sosial media. Tapi, bagaimana dengan mereka yang ada diluar sana, apa mungkin mereka membaca artikel yang mendeskripsikan judul dan isi dari artikel yang kita tulis? Enggak kan. 

Oleh karena itu, ketika kamu akan memposting sesuatu di sosial media, usahakan menggunakan kalimat dan kosa kata yang easy-reading ya gaes!

Ganti Mindset Menulis dengan banyak Membaca

Blogger 2017, masih memikirkan masalah konten. Ini era modern gaes, semua yang kita butuhkan ada di internet. Kita bisa membaca dari banyak referensi tentang apa yang akan kita tulis, contohnya “Merobek Sempak memperebutkan hadiah 1M” 

Nah, dengan judul seperti diatas tentu kita bisa mencari banyak referensi dan menulisnya sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Tidak masalah satu-dua kalimat ada yang sama, intinya, kita bisa mempelajari karakter penulisan dari orang lain dan menyerap banyak kosa-kata. Bisa juga kita menjadi orang lain dengan cara ini! 

Power of dream: Planner

Semua apa yang direncanakan akan sia-sia jika tidak belajar disiplin mulai sekarang. Disiplin dalam artian seperti apa? Disiplin dalam menghargai waktu yang kita miliki gaes. 

Namun, ada beberapa contoh yang bisa jadi permasalahan utama yaitu individu yang panas di awal tapi dingin di akhir. Jangan begitu dong gaes, dukung mood menulis kalian dengan di selingi beberapa aktivitas, contohnya berolahraga, jalan-jalan, atau sekedar mencicipi kopi di sebuah kedai pinggir jalan. Dengan begitu, kamu bisa sedikit merefresh pikiranmu dan bisa kembali on-fire dalam setiap harinya. 

So, ratusan konten menginspirasi pembaca, itu bukan masalah.